Tampilkan postingan dengan label bola Champions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bola Champions. Tampilkan semua postingan

2013-02-22

Real Madrid Genjot Latihan Penalti jelang Leg 2


Hasil imbang yang dituai Real Madrid kala menjamu Manchester United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions membawa pelatih Jose Mourinho menggelar latihan penalti bagi para pemainnya, Rabu (20/2/2013) waktu setempat.

Tandukan spektakuler Cristiano Ronaldo di Santiago Bernabeu menjaga asa Madrid untuk melangkah ke babak perempat-final setelah sempat tertinggal lewat gol Danny Welbeck. Namun, Mourinho jelas menyadari, laga balasan di Old Trafford tidak akan berjalan mudah.

Pelatih Portugal pun mengajak para pemainnya berlatih tendangan penalti pada sesi latihan, Rabu lalu. Ronaldo, Mesut Ozil, Sami Khedira, Marcelo serta beberapa pemain lainnya terlihat melatih tendangan penalti mereka, sebagaimana dilaporkan harian Marca.

"Saya ingin melihat lebih banyak gol!" teriak Mou kala memimpin sesi latihan tersebut.

The Special One agaknya masih dibayangi nasib sial Los Blancos kala disingkirkan Bayern Munich lewat adu penalti pada babak semi-final Liga Champions musim lalu. Mengingat performa Madrid yang kurang memuaskan di La Liga Spanyol, Mourinho tentu ingin menjaga peluang timnya merengkuh trofi di musim 2012-13.

2013-02-21

Spurs Unggul Gol, Bale Tenang Hadapi Leg Kedua


Tottenham Hotspur mengantongi keunggulan gol saat bertandang ke markas Olympique Lyon dalam leg kedua babak 32 Besar Liga Europa, Jumat (22/2) dini hari WIB. Hal itu disyukuri oleh sang bintang, Gareth Bale.

Dalam leg pertama yang berlangsung di White Hart Lane pada 15 Februari lalu, Spurs berhasil menumbangkan Lyon dengan skor 2-1. Dua gol tim tuan rumah tercipta lewat tendangan bebas Gareth Bale.

Kemenangan di White Hart Lane membuat tugas Spurs menjadi mudah. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang saat bentrok dengan Lyon di leg kedua.

"Sangat bagus bisa mendapatkan gol di leg pertama," kata Bale seperti dikutip The Sun.

"Yang paling penting adalah kami mendapat kemenangan di pertemuan pertama. Itu memberi kami sedikit keuntungan untuk menghadapi leg kedua," imbuhnya.

Galatasaray 1-1 Schalke Terim Akui Gol Schalke Hancurkan Moral Galatasaray

Galatasaray ditahan imbang tamunya Schalke dengan skor 1-1. Burak Yilmaz memberi keunggulan lebih dulu tetapi akhirnya Jermaine Jones memberikan peluang bagi Schalke. Menurut Fatih Terim, Gol Jones menghancurkan moral Galatasaray.

Sang manajer, Fatih Terim, menyatakan moral para pemainnya teah rusak karena sang tamu mampu menyamakan kedudukan. Sebenarnya Galatasaray punya peluang membuat skor menjadi 2-0 tetapi Joane lebih dulu menyamakan kedudukan.

"Kami membuat peluang yang baik untuk membuat skor menjadi 2-0 tetapi kemudian gol penyeimbang di akhir babak pertama telah menghancurkan moral pemain. Kami sering kali merepotkan mereka tetapi sayangnya begitu banyak kesalahan sendiri. Para pemain tak memberikan yang terbaik dan kami tahu tidak ada alasan saat bertandang ke Jerman," kata Terim.

Gol Burak Yilmaz merupakan torehan ketujuhnya di Liga Cnahlpion musim ini. Terim pun memberi pujian sembari mempersiapkan Didier Drogba.

"Saya senang dengan performa Burak, dia selalu terus berusaha untuk memperbaiki penampilan."

Galatasaray akan melakoni leg kedua pada 12 Maret di Veltins Arena sekaligus mencari harapan lolos dari babak 16 besar.


Pique, Jangan Cari Alasan, Permainan Kami Buruk


Secara terang-terengan bek Barcelona, Gerard Pique, mengakui timnya menang bermain buruk kala bertandang ke San Siro dalam melakoni laga melawan AC Milan dalam babak 16 besar Liga Champion, Kamis (21/2) dini hari WIB.

Barcelona nyaris tanpa peluang ketika kalah 0-2 dari AC Milan. Jangankan peluang, shoot on target pun Barca hanya lepaskan sekali yang dilakukan oleh Xavi Hernandez pada menit ke-18.

“Sungguh hasil yang buruk. Kami juga bermain buruk. Tak perlu membuat alasan dengan menyalahkan lapangan atau wasit,” kata Pique seperti dikutip Football Italia.

“Ketika mereka mencetak gol pertama, kami menjadi kehilangan kendali. Ini merupakan tempat yang sulit untuk bermain dan Milan merupakan klub dengan sejarah hebat,” jelasnya.

Pique bertekad timnya harus meraih kemenangan di leg kedua pada malam penuh magis di Camp Nou pada 13 Maret mendatang.

Allegri Sudah Menyangka Milan Pasti Menang


Kemenangan 2-0 AC Milan atas Barcelona pada babak 16 besar Liga Champion, Kamis (21/2) dini hari WIB, tidak terlalu mengejutkan pelatih. Massimiliano Allegri sebelumnya sudah menduga jika skuadnya mampu mengatasi Lionel Messi, dkk.

“Kami harus tetap tenang. Kami memenangi laga penting melawan Barcelona yang saya yakini sebelumnya kami mampu melakukannya, tapi orang lain tak ada yang percaya," kata Allegri seperti dikutip Football Italia.

“Para pemain bagus sekali dalam memotong bola dan mereka tetap rapat. Kami juga membatasi Leo Messi,” jelasnya.

Atas kemenangan itu, pelatih 45 tahun itu memuji kinerja anak asuhnya. Ia bangga atas pengorbanan dan kerja keras I Rossonerri.

“Untuk memenangi pertandingan seperti ini, semua orang harus rela berkorban dan bekerja keras. Kami berhasil menjauhkan Barcelona dari area penalti sehingga mereka tak punya satupun tendangan ke arah gawang yang terbilang berbahaya."

Barcelona Siap Balas AC Milan di Camp Nou

Allegri Senang Milan Bisa Matikan Lionel MessiAllegri Senang Milan Bisa Matikan Lionel MessiBarcelona mendapat hasil buruk saat melakoni leg pertama babak 16 Besar Liga Champion di kandang AC Milan, Kamis (21/2) dini hari WIB. Mereka menyerah 0-2 lewat gol Kevin Prince Boateng dan Muntari.

Akibat kekalahan di San Siro, Barcelona wajib mencetak tiga gol tanpa balas saat menjamu Milan di Camp Nou dalam leg kedua, 12 Maret mendatang. Sang wakil entrenador, Jordi Roura, yakin anak-anak asuhnya mampu melakukan hal itu.

"Leg kedua akan menjadi cerita yang berbeda. Kami sepenuhnya yakin dapat mengubah keadaan ini," kata Roura seperti dikutip Uefa.com.
"Kami memiliki kepercayaan diri dalam tim dan bermain di stadion sendiri," imbuhnya.

Allegri Senang Milan Bisa Matikan Lionel Messi


Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menyambut bahagia kemenangan 2-0 atas Barcelona di leg pertama babak 16 Besar Liga Champion, Kamis (21/2) dini hari WIB. Ia menilai kemenangan tersebut tak lepas dari keberhasilan timnya dalam menjaga superstar lawan, Lionel Messi.

Dalam laga yang berlangsung di San Siro, Lionel Messi tercatat hanya melakukan dua tembakan ke gawang Milan. Hal itu terjadi lantaran La Pulga mendapat pengawalan ketat dari sederet bek tangguh Milan macam Philippe Mexes, Cristian Zapata, dan Ignazio Abate.

"Anak-anak sangat baik membatasi pergerakan Messi. Kami perlu menunjukkan intensitas yang sama di lapangan jika ingin bertahan di Camp Nou dan mencapai perempat final," kata Massimiliano Allegri seperti dilansir situs resmi UEFA.

Usai bentrokan di San Siro, kedua tim akan kembali bersua di Camp Nou pada 12 Maret mendatang. Milan hanya perlu hasil imbang untuk bisa melaju ke babak berikutnya.

"Leg kedua akan menjadi pertandingan berbeda. Kami tahu laga akan sulit, jadi kami menyesal tidak mencetak gol ketiga," pungkas Allegri.

2013-02-20

Realistis, Walcott Lebih Fokus ke Premier League


Penyerang Arsenal, Theo Walcott, ingin timnya untuk lebih mengarahkan fokus pada Liga Inggris karena kesempatannya akan lebih besar ketimbang mewujudkan mimpi juara di Liga Champion yang sudah hampir mustahil.

Anak buah Arsene Wenger menderita kekalahan 1-3 dari Bayern Muenchen di Liga Champion putaran 16 besar pada leg 1. Walcott yang diharapkan Wenger menjadi ujung tombak daya serang Arsenal, justru gagal mencetak satu gol pun ke gawang Meunchen yang dikawal oleh Manuel Neuer.

Walcott juga mengatakan bahwa Arsenal kini harus fokus ke Premier League. Berada dalam urutan kelima, mereka hanya perlu meraih posisi empat besar untuk bisa mengamankan tiket Liga Champion di musim depan.

“Jangan salah paham. Kami harus realistis dan mengatakan bahwa pertandingan leg 2 akan sangat sulit,” ujar Walcott seperti dilansir dari Soccerway.

“Bayern sangat kuat di kandang sendiri. Kami perlu mencetak tiga gol dengan kerja keras di sepanjang pertandingan, maka kemungkinan masih ada.”

“Beberapa pemain juga sudah tidak memikirkan hasil dari kekalahan ini. Hasil posistif kami di Liga akan coba dimanfaatkan dengan baik untuk mulai kembali merebut posisi atas.”

Di akhir pekan nanti dalam laga lanjutan Premier League, Arsenal akan menjamu Aston Villa dan coba amankan tiga poin untuk bisa rapatkan posisi dengan penghuni empat besar klasemen Liga Inggris.

Dalam Sejarah Milan Selalu Menyulitkan Barcelona


Barcelona akan menghadapi AC Milan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champion di San Siro, Kamis (21/2) dini hari WIB. Jelang laga tersebut gelandang Blaugrana, Xavi Hernandez, akui I Rossoneri secara sejarah dapat menyulitkan timnya.

"Kami berada dalam performa yang bagus dan memiliki kepercayaan diri lebih. Namun kami juga mengetahui bagaimana kesulitan yang akan dihadapi," ujar Xavi Hernandez kepada Sport.es.

"Milan adalah tim Italia dengan trofi Liga Champion yang lebih banyak dari kami dan secara sejarah mereka selalu menyulitkan kami."

"Kami harus bersaing dan membuktikan diri di lapangan." kata Xavi.

Pertemuan AC Milan kontra Barcelona di San Siro terakhir terjadi di Liga Champion msuim 2011/12 sebanyak dua kali. Pada fase grup H, I Rossoneri kalah 2-3 dari Blaugrana. Sementara itu pada leg pertama babak perempat final, Milan menahan imbang Barcelona 0-0.

Kuasai Pertandingan, Porto Menang 1-0 Atas Malaga


Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champion antara tuan rumah FC Porto berhadapan dengan Malaga berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Porto. Gol semata wayang Porto berhasil dilesahkan pada menit ke-56 oleh gelandang serang Dragoes, Joao Moutinho.

Pertandingan yang berlangsung di Estadio Do Dragao itu berlangsung berat sebelah sepanjang laga, Porto yang bertindak sebagai tuan rumah, bermain terlalu mendominasi, terlebih pada babak pertama. Namun meski menguasai bola jauh lebih banyak ketimbang Malaga, mereka gagal mencetak satu gol pun.

Permainan yang ditunjukan oleh para pemain Porto sebenarnya sangat baik. Pergerakan cepat dan umpan-umpan lambung yang akurat berhasil diperagakan sepanjang laga oleh Porto, namun penyelesaian akhir yang kurang baik menjadi kendala mereka dalam mencetak gol. Selain itu kesigapan pemain bertahan Malaga berhasil meredam lebih banyak serangan yang dilakukan oleh Porto.

Malaga seakan bermain tanpa peluang sama sekali pada babak pertama karena bola selalu berhasil direbut oleh pemain Porto pada lini tengah permainan. Namun hasil imbang tanpa gol bertahan hingga turun minim.

Pada babak kedua, Malaga berhasil sedikit menekan pertahana Porto, namun pola permainan yang tidak jelas dan mudah terbaca oleh Porto, kembali membuat Los Boquerones tidak dapat melakukan banyak hal yang berarti bagi pertahanan Porto.

Akhirnya serangan Porto berhasil membuahkan hasil. Pada menit ke-56, Joao Moutinho berhasil memaksimalkan umpan trobosan dari Alex Sandro dan berhasil ia teruskan kegawang sekalugus menaklukan Willy Cabalero, yang bermain baik sepanjang laga di bawah mistar gawang Malaga.

Gol tersebut sebenarnya tidak syah, karena Moutinho telah berdiri pada posisi offside, namun wasit tidak melihatnya dan tidak menganulir gol tersebut. Setelah gol itu terjadi, jalannya pertandingan bejalan tidak berubah dan kemenangan 1-0 Porto atas Malaga bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan Pemain:

Porto XI: Helton, Alex Sandro, Mangala, Otamendi, Danilo, Lucho (90' Andre Castro), Fernando, Moutinho, Varela (57' Rodriguez), Jackson Martínez, Izmailov (70' Atsu)

Malaga XI: Willy, Weligton, Sergio Sanchez, Demichelis, Antunes, Toulalan, Joaquin (62' Portillo), Iturra (78' Camacho), Isco, Baptista (78' Piazon), Santa Cruz

Gol: 1-0 (56' Moutinho)

Kartu kuning: Itturra (Malaga

Peluang Muenchen Lolos Sekarang Sangat Besar


Arjen Robben yakin peluang Bayern Muenchen saat ini untuk lolos ke babak perempat final Liga Champion menjadi sangat besar. Situasi tersebut terkait kemenangan 3-1 FC Hollywood atas Arsenal, Rabu (20/2) dini hari WIB.

Bayern Muenchen berhasil mencuri keuntungan besar di leg pertama babak 16 Besar Liga Champion saat menyambangi markas Arsenal di Emirates Stadium. Di leg kedua dengan tampil di Allianz Arena tentu akan sangat menguntungkan Muenchen.

"Saat ini kami berada di level yang sangat baik, kami memiliki skuad bagus, dan terus berkembang seperti tahun 2012. Kami membuat langkah yang sangat besar untuk bisa melenggang ke perempat final, namun masih harus fokus ke permainan sendiri," kata Robben seperti dilansir BBC.

"Kami mengharapkan awal hebat melawan Arsenal dengan dukungan an di belakang mereka dan kami saling mengingatkan satu sama lain. Itu adalah pesan terbesar untuk semua pemain dan saya rasa kami tampil dengan sangat baik. Tentu saja, jika mencetak dua gol lebih dulu, maka akan berada dalam posisi menguntungkan," tambahnya.

Kemenangan Muenchen atas Arsenal berkat tiga gol yang masing-masing dicetak Toni Kroos, Thomas Mueller, dan Mario Mandzukic. Sementara itu, satu gol balasan The Gunners dilesakkan Lukas Podolski.

Pertahanan Arsenal Buruk, Wenger Puji Bek Muenchen


Manajer Arsenal, Arsene Wenger, merasa kecewa dengan kekalahan 1-3 dari Bayern Muenchen di leg pertama babak 16 Besar Liga Champion, Rabu (20/2) dini hari WIB. Salah satu hal yang ia keluhkan adalah mengenai kinerja di lini belakang.

Arsene Wenger menilai beknya tampil gugup saat menjamu Muenchen di Emirates Stadium. Itulah sebabnya Per Mertesacker dkk. tidak bisa mengawal striker lawan dengan baik.

"Kami sedikit gugup. Kami ingin melakukan usaha yang lebih baik," kata sang manajer seperti dikutip situs resmi Arsenal.

Sementara pertahanan The Gunners rapuh, Wenger justru memuji penampilan dua bek Muenchen, Philipp Lahm dan David Alaba. Ia menilai dua pemain tersebut tampil sangat baik di lini pertahanan FC Hollywood.

"Saya merasa Lahm dan Alaba luar biasa malam ini. Ketika mendapat bola, mereka selalu menciptakan banyak bahaya. Itu adalah hal yang sulit bagi seorang pemain bertahan," ujar Wenger.

Usai bentrokan di Emirates Stadium, kedua tim akan bertemu lagi dalam leg kedua pada 13 Maret mendatang. Meriam London wajib menggelontorkan tiga gol tanpa balas jika ingin lolos ke babak berikutnya.